Empat Desa di Kudus Terkena Banjir
Ditulis oleh: bgspp
pada Sabtu, 14 Jan 2012 02:47
Empat desa di Kabupaten Kudus terkena limpasan sejumlah sungai di Kudus, akibatnya tergenang banjir. Luapan dipicu adanya hujan deras yang turun dari Kamis (12/1) sore hingga malam.
Dari pantauan lapangan sawah di Desa Bulungcangkring Kecamatan Jekulo tergenang banjir. Diperkirakan ratusan hektare padi berumur 40-70 hari tergenang dan terancam puso. Beberapa warga juga terlihat membuang air di persawahan dengan pompa.
Genangan di sepanjang jalan desa muncul di Desa Mejobo dan Kirig Kecamatan Mejobo. Di Desa Kirig genangan banjir menutupi yang berada di tengah sawah. Sehingga menyulitkan petani untuk melintasi jalan.
Sedangkan di Desa Mejobo, banjir mengenang jalan desa di RT 6 RW 2 dan RT 7 RW 2 setinggi 30-50 cm dan di depan Balai Desa Mejobo setinggi 20 cm.
Akibatnya akitifitas warga terganggu. Sejumlah pelajar juga terganggu saat berangkat dan pulang sekolah. Namun, anak-anak justru tampak ceria bermain air. Luapan tersebut juga dipicu adanya luapan anak Sungai Dawe dan Sungai Piji.
Salah seorang warga, Zainal Arifin, mengatakan genangan tersebut sejak Kamis malam belum surut hingga Jumat siang.
Menurutnya, saluran pembuangan wilayah tersebut tidak maksimal. "Solusinya membuat saluran pembuangan permanen yang lebih lebar," katanya, Jumat (13/1).
Di Dukuh Barisan dan Gendok Desa Jati Wetan Kecamatan Jati dari pengamatan diperkirakan jumlah rumah yang tergenang air mencapai 72 unit. Ketinggian air mencapai 20-40 sentimeter dipicu luapan Sungai Wulan.
sumbernya: suara merdeka
Komentar (0)
Langganan berita untuk komentar iniTampilkan/Sembunyikan komentar
